Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Apakah Anda pernah mendengar atau bahkan pernah berkunjung ke tempat wisata populer di Bali ini? Sejak 2018, ada perubahan wajah Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Seperti apa perubahannya? Tentu baiknya Anda cari tahu sendiri di artikel ini, sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran tentang Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana Bali. 

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, atau lebih dikenal dengan nama GWK, merupakan salah satu tempat wisata populer di Bali. Setelah terbengkalai selama 28 tahun, akhirnya pada 22 September 2018, GWK diresmikan oleh Presiden Jokowi. Peresmian ini membuat GWK makin ramai dikunjungi para pelancong setiap hari. Karena tempat wisata ini sangat terkenal sebagai ikon nasional Indonesia yang tetap mengedepankan kekhasan kultural Bali.  

Sumber : https://twitter.com/KSPgoid/status/1043560333590200320

 

Apa itu Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana? 

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana merupakan sebuah kompleks wisata berkonsep taman budaya seluas 60 hektar yang terletak di Bukit Ungasan, Kab. Badung. Apa yang ditawarkan Taman Budaya GWK adalah warisan budaya Indonesia dan kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana sebagai ikon peradaban bangsa Indonesia dan ikon budaya nomor satu di Bali. 

Sejarah Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana 

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana mempunyai sejarah pembangunan yang cukup panjang. Semuanya berawal dari permintaan Joop Ave selaku Dirjen Pariwisata medio 1982 sampai 1988 kepada I Nyoman Nuarta. Ia minta dibuatkan patung ikonik setinggi 5 meter untuk diletakkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.  

Nuarta justru menawarkan patung ikonik yang lebih besar dari itu. Sebuah patung yang bisa menjadi kebanggaan Bali dan Indonesia di kancah internasional. Desain Patung Garuda Wisnu Kencana pun disetujui oleh pemerintah.  

Area bekas tempat penambangan kapur liar di Desa Ungasan dipilih Nuarta sebagai lokasi untuk mewujudkan impiannya. Ia pun lahan tersebut seluas ratusan hektar.  

Dalam perjalanannya, pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya krisis moneter yang melanda Indonesia, sehingga menyebabkan bahan baku pembuatan patung membengkak dari rencana. Bakalan Patung Garuda Wisnu Kencana pun terbengkalai lama.  

Pada tahun 2013, titik terang tentang pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana mulai terlihat. Tepatnya ketika 82 persen aset GWK yang dimiliki Nuarta dijual kepada PT. Alam Sutera. Proses pembangunan pun berjalan lancar dengan menelan biaya 460-an miliar rupiah. Lima tahun kemudian, tepatnya pada 22 September 2018, Patung Garuda Wisnu Kencana diresmikan Presiden Jokowi.  

Alamat dan Akses Menuju ke GWK Bali 

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana terletak di Bukit Ungasan, Uluwatu, Ds. Ungasan, Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung. Bukit ini berada 276 m dari permukaan atas laut.  

Akses menuju lokasi wisata ini bisa dikatakan mudah. Anda yang datang menggunakan pesawat akan turun di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Waktu yang dibutuhkan dari bandara ke GWK Bali hanya sekitar 10 sampai 15 menit – dalam kondisi lalu lintas lancar.  

Anda dapat menggunakan jasa taksi atau mengendarai mobil sendiri menuju ke lokasi GWK. Tidak ada masalah.  

Hanya, jika Anda tidak ingin direpotkan dengan ini-itu – misalnya tidak ingin repot mencari tempat parkir, karena biasanya parkir GWK penuh di musim liburan – dan ingin sampai saja secepatnya. Atau Anda memiliki planning lanjutan dari GWK ke objek wisata Bali lainnya yang dekat, seperti Pantai Dreamland, Uluwatu, dll. Maka Anda perlu memakai jasa transportasi yang siap mengantar kemanapun destinasi wisata Anda di Bali. Salah satu jasa transportasi itu adalah Sandholiday 

Apa itu Sandholiday? Sebuah perusahaan yang melayani perjalanan wisata memakai beragam armada – elf, Toyota Hiace, Toyota Hiace Medium, dan bis besar. Sehingga, Anda bisa melakukan perjalanan wisata bersama rombongan dengan nyaman. Dengan memakai jasa transportasi di Bali, ketika Anda selesai menikmati venue-venue di GWK, Anda bisa langsung lanjut ke objek wisata lainnya. Jauh lebih nyaman bukan? 

Apa Saja Yang Ada Di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana 

Ketika plesiran ke Bali, Anda harus memasukkan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana ke dalam daftar tempat wisata yang ingin didatangi. Kenapa? Taman Budaya GWK memiliki hal-hal ikonik yang tidak ada di tempat wisata lainnya, seperti kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana, venue-venue ikonik di area taman budaya, beragam event terjadwal yang digelar harian, dll.  

Inilah gambaran singkat ketiga hal ikonik yang hanya ada di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. 

 

  1. Kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana 

Patung Garuda Wisnu Kencana didesain dan dibuat seniman Bali, I Nyoman Nuarta. Tentu saja, Nuarta tidak sembarang mendesain patung ini. Ada filosofinya – simbolisasi menyelamatkan lingkungan dan dunia. Penamaan patung ini pun diambil dari kisah “Garuda Wisnu Kencana”, yang berarti Wisnu menunggangi Garuda. Sebuah cerita legenda heroik Garuda menyelamatkan ibunya, Winata, dari perbudakan Kadru.  

Kemegahan patung ini pun menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Bali pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Pasalnya, patung yang dibuat dari pencampuran 754 modul baja-tembaga seberat 4000 ton ini masuk ke dalam patung tertinggi ketiga di dunia – setelah Spring Temple Buddha (153 m) dan The Laykyun Sekkya Buddha (129,2 m). Dengan tinggi 121 m, patung GWK bisa dilihat sampai Tanah Lot. 

Selain kemegahan dan keindahannya yang bisa dinikmati dari luar, patung GWK Bali juga bisa dimasuki. Ya, Patung Garuda Wisnu Kencana bisa dimasuki orang. Bahkan, ada beberapa fasilitas yang dapat ditemukan di sana, seperti lift, proses tahap pembangunan, hingga galeri pandang. Untuk bisa mencapai galeri pandang, para pelancong bisa naik ke lantai 23 menggunakan lift. Di galeri pandang yang terletak di bagian sayap, Anda bisa melihat laut dan rumah-rumah warga. 

Sewa bus murah di Bali
Garuda Wisnu Kencana

 

  1. Venue-venue Ikonik 

Di area GWK Bali terdapat venue-venue ikonik dan menarik. Semua venue memiliki fungsi masing-masing. Ada 7 venue yang terdapat GWK Cultural Park, antara lain:  

  • Lotus Pond | dikenal sebagai salah satu tempat utama di GWK Bali, sekaligus area outdoor terbesar untuk menggelar berbagai acara kelas dunia.  
  • Burung Garuda | dikenal sebagai burung dalam mitologi Hindu, yang merupakan simbol kebebasan dari belenggu dan perampasan HAM – sesuai cerita legendanya. 
  • Wisnu Plaza | dikenal sebagai tempat pagelaran seni tradisional Bali, dimana patung Wisnu yang agung dijadikan sebagai back-cover. 
  • Indraloka Garden | dikenal sebagai taman indah di GWK – menjadi salah satu venue favorit untuk menggelar kegiatan skala kecil dan menengah. 
  • Street Theatre | dikenal sebagai tempat pertunjukan jalanan, dimana para pelancong masuk dan keluar area GWK. Di jalan ini juga terdapat warung makan dan oleh-oleh khas Bali.  
  • Kura-kura Plaza | dikenal sebagai tempat yang menyimbolkan cerita mitologi “Pemutaran Mandara Giri”, dimana patung kura-kura yang terdapat dalam tempat ini mampu menjaga kekuatan dari bencana. 
  • Tirtha Agung | dikenal sebagai tempat terawal di Taman Budaya GWK untuk menyambut para pengunjung, dimana terdapat cerita ukiran dinding tentang “Garuda Wisnu Kencana”. 

Di samping 7 venue di atas, terdapat pula beberapa lokasi di area GWK Bali, seperti: Plaza Bhagawan, Peace Memorial Statue, Beranda Restaurant, Garuda Cinema, Amphitheater, Kencana Souvenir, Kencana Photo Studio, Food Court, Segway & Skutis, Jendela Bali Restaurant, dan Festival Park.

Sumber : https://www.gwkbali.com/area-map/

 

  1. Event Harian Terjadwal

Di samping kemegahan patung Garuda Wisnu Kencana dan venue-venuenya, pengunjung juga bisa menikmati beragam gelaran kesenian harian terjadwal. Berbagai event harian ini bisa ditonton mulai jam 10 pagi hingga jam 9 malam. Apa saja event harian terjadwal yang ada di GWK? 

Jam  | Event Harian 

10.00-10.40    : Event “Tari Barong dan Keris”, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 40 menit. 

11.10-11.50    : Event “Pementasan Tari Bali”, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 40 menit. 

11.00-15.00    : Event “Instrument Rindik”, berlokasi di Jendela Bali, waktu pementasan 4 jam. 

12.10-12.50    : Event “Pementasan Tari Bali”, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 40 menit. 

13.10-13.50    : Event “Ballet Garuda Wisnu, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 40 menit. 

14.00-14.40    : Event “Pementasan Tari Bali Barong, Kera, Rangda”, berlokasi di Amphitheater,  waktu pementasan 40 menit. 

15.00-15.40    : Event “Pementasan Tari Bali”, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 40 menit. 

16.10-17.20    : Event “Parade Budaya Bali”, berlokasi di Street Theatre, Plaza Wisnu, dan Lotus Pond,  waktu pementasan 70 menit. 

17.30-18.30    : Event “Tari Joged Bumbung”, berlokasi di Street Theatre, waktu pementasan 60 menit. 

18.00-18.20    : Event “Parade Penari Kecak”, berlokasi di Street Theatre, Plaza Wisnu, Lotus Pond,  waktu pementasan 20 menit.  

18.30-19.15    : Event “Pementasan Tari Kecak”, berlokasi di Amphitheater, waktu pementasan 45 menit. 

19:00-21:00    : Event “Pagelaran Musik Trio Acoustic”,  berlokasi di Restoran The New Beranda / Jendela Bali, waktu pementasan 2 jam. 

 

Jadwal Buka dan Harga Tiket 

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana buka setiap hari – dari jam 8 pagi sampai 10 malam. Harga tiket yang ditawarkan berbeda antara pelancong dalam negeri dan pelancong luar negeri. Pun, ketika ada event spesial di GWK Bali, maka harga tiketnya pun akan berubah menyesuaikan jenis eventnya. 

Harga tiket Dewasa                                : Rp. 75.000 

Harga tiket Anak-anak                                : Rp. 75.000 

Harga tiket Anak-anak (kurang dari 2 tahun atau tinggi dibawah 110 meter)    : Gratis 

 

Paket Tur Bali – Objek Wisata Taman Budaya GWK Dan Lainnya 

Di samping menyediakan jasa transportasi di Bali, Sandholiday juga menyediakan paket tur Bali. Tentu, Anda bisa memilih paket tur Bali yang terdapat jadwal mengunjungi tempat wisata Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Ada banyak kelebihan yang bisa Anda dapatkan jika membeli paket liburan di Bali. Misalnya, Anda tidak perlu lagi memikirkan harga tiket masuk, makan siang, makan malam, sopir, mobil, dan bahan bakar. Karena semua sudah termasuk dalam satu paket lengkap.  

Tags:

Leave a Reply